Minggu, 08 Juni 2014

Panpel Laga Timnas U-19 Curhat Ke Media


Laga ujicoba Timnas U-19 dalam rangka Tur Nusantara Jilid II, saat menghadapi Tim Aceh U-21 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat (6/6/2014), menyisakan cerita tersendiri tentang membludaknya penonton yang hadir hingga melebihi kapasitas stadion itu sendiri.

Pada laga tersebut, penonton yang hadir diperkirakan mencapai 50 ribu jiwa. Alhasil, stadion berkapasitas 40 penonton itu tak mampu menampung, sehingga para penonton meluap hingga berdiri di pinggir lapangan.

Ratusan warga yang telah membeli tiket, harus kecewa karena tidak kebagian tempat menyaksikan Zulfiandi cs bermain, soalnya pada hari itu sejak pukul 17.00 WIB masyarakat Aceh sudah membanjiri area tribun.

Ketua panitia pelaksana, Khadir TM, mengungkapkan, pihaknya telah kecolongan dalam penjualan tiket. Dia berujar, dari total yang disediakan untuk penonton sebanyak 30 ribu lembar tiket, usai laga masih menyisakan 3 ribu tiket yang masih belum habis terjual.

“Kami kecolongan, bagaimana tidak, dari total tiket yang telah disediakan sebanyak 30 ribu lembar tiket, hanya 27 ribu tiket yang habis terjual, sisanya 3 ribu lembar,” ujar Khaidir TM saat konferensai yang dihelat di meeting room Hotel Serambi Makkah, Lampriet, Banda Aceh, Minggu (8/6/2014) siang.

Kata dia, sedangkan penonton yang hadir pada malam tersebut sekitar 50 ribu penonton. “Jadi, banyak penonton yang telah membeli tiket tidak dapat menonton. Kita tidak tahu kesalahannya ada di mana,” ujar nya.

Khaidir mengatakan untuk mencegah agar tidak terjadinya keributan di luar lapangan bagi penonton yang telah membeli tiket tidak dapat masuk, maka panitia dan pihak keamanan membuka seluruh pintu dengan catatan penonton harus tertib saat bera
da dipinggir lapangan.

“Karena penonton tidak bisa dibendung, dengan keterbatasan panitia dan pihak keamanan, penonton diberikan izin untuk masuk ke stadion. Alhamdulillah, Apresiasi kepada masyarakat Aceh karena tidak menciptakan keributan sama sekali walaupun nonton sampai kelapangan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Khaidir menyebutkan, dari total 27 ribu tiket yang terjual, hasil perhitungan sementara panitia dana yang baru terkumpul mencapai 1 miliar.

“Nantinya, dana yang terkumpul tersebut akan digunakan untuk membayar segala akomodasi Timnas U-19 selama di Aceh dan melunasi segala kebutuhan tim Aceh U-21 selama latihan,” katanya.[
acehfootball.com]

Tiket Timnas U-19 vs Semen Padang Rp120.000, Senin Dibuka di Indarung

Timnas U-19 Indonesia bakal menjalani ujicoba dengan Semen Padang U-21 di Stadion Agus Salim, Rabu (11/6) malam. Untuk bisa menyaksikan laga tersebut, pihak panitia telah menyediakan tiket sebanyak 24.000 lembar. Dalam laga itu panitia mematok tarif termahal Rp120.000.

Pertandingan antara timnas U-19 Indonesia melawan Semen Padang U-21 itu merupakan laga kedua dalam tur nusantara jilid II, Evan Dimas dkk sekaligus rangkaian laga persiapan menuju putaran final Piala Asia U-19. Sebelumnya, timnas U-19 sudah menantang tim Pra PON Aceh.

“Pertandingan itu akan dilakukan di Stadion Agus Salim pada Rabu malam pukul 19.00 WIB. Pertandingan itu rencananya akan disiarkan secara langsung,” kata Panitia Pelaksana (Panpel) Ronny Suhatril, Minggu (8/6).

Kata Ronny, untuk persiapan menjalani laga melawan Semen Padang U-21, skuad Garuda Jaya, bakal memulai latihan, Senin (9/6). Sementara terkait tiket pertandingan pihak panpel akan menyediakan tiket sebanyak 24. 000 lembar. Dengan rincian harga, untuk tribun timur Rp40.000,tribun barat Rp60.000, dan tiket VIP seharga Rp 120.000.

“Penjualan tiket bakal mulai dilayani, Senin (9/6) di sekretariat PT Kabau Sirah, Indarung. Sedangkan pada hari Selasa dan Rabu, tiket bisa dibeli di Stadion Agusalim mulai pukul10.00 WIB. Kami tidak melayani pemesanan tiket,” ujarnya. [PADANGTODAY.COM]

Senin Pagi Gelar Latihan di Agus Salim


Skuad Tim Nasional (Timnas) U-19 yang akan menghadapi Semen Padang U-21 di Stadion Agus Salim, Rabu (11/6) malam, telah sampai di Kota Padang, Minggu (8/6).

Senin (9/6), Evan Dimas dan kawan-kawan berencana akan menggelar latihan di Stadion Agus Salim.

"Timnas U-19 sudah sampai di Kota Padang, mereka menginal di hotel Basko. rencananya, Senin (9/6) mereka akan mencoba latihan di Stadion Agus Salim,"tegas media officer Ronny Suhatril, Minggu (8/6).

Kata Ronny, latihan bakal dimulai pukul 07.00 WIB. Informasinya, dalam latihan perdana ini, skuad Garuda Jaya hanya menjalani latihan selama dua jam. Dalam latihan tersebut, Evan Dimas Cs hanya menjalani latihan biasa.

"Selain latihan pagi, timnas juga akan menggelar latihan pada malam hari. Kami dari panitia juga sudah siap melaksanakan pertandingan bersejarah bagi Sumbar ini," terangnya.[PADANGTODAY.COM]

Hadapi Timnas U-19, Semen Padang U-21 Siap Buat Sejarah

Timnas U 19 akan malakoni laga kedua Tur Nusantara Jilid II dengan melawat ke Padang. Dalam laga uji coba nanti, Tim Semen Padang U-21 bertekad memberikan kekalahan perdana terhadap Evan Dimas dkk yang belum pernah kalah dalam tur sebelumnya.

Pelatih Semen Padang U-21 Delfi Ardi mengatakan, siap mengalahkan Garuda Muda untuk menciptakan sejarah kekalahan perdana kampiun Piala AFC 2013 itu dalam Tur Nusantara.

"Target kami tetap menang dan ingin membuat sejarah," kata Delfi, Minggu (8/6).

Dia mengakui melawan anak asuhan Indra Sjafri bukan perkara mudah, terlebih Timnas U 19 kini dihuni pemain-pemain muda terbaik Indonesia yang sudah mengharumkan nama Indonesia.

Namun dengan dukungan publik sepak bola Sumbar pada laga di Stadion Agus Salim, timnya siap mengimbangi permainan Garuda Muda dengan permainan sportiv dan fair play.

"Kami akan berjuang habis-habisan dan menunjukkan bahwa Padang ini juga punya sejarah dalam sepakbola," ujar Delfi.

Dia sudah menginstruksikan pemainnya agar bermain disiplin untuk meredam kecepatan Garuda Muda. Bahkan dalam beberapa hari ini, latihan mereka difokuskan pada meredam serangan sayap Timnas U 19 yang terkenal cepat.[PADANGTODAY. COM]

Timnas U-19 vs Semen Padang Dikawal Ratusan Petugas

Pertandingan Semen Padang U-21 melawan Timnas U-19 Rabu (11/6) dipastikan menyedot banyak perhatian. Panitia mengerahkan ratusan personil untuk mengamankan laga kedua Tur Nusantara jilid II Garuda Muda di Stadion Agus Salim, Kota Padang.

Panitia Renol "Plek" Fadli mengatakan, selain polisi pengamanan juga dibantu oleh TNI. "Kami memberikan pengamanan agar semuanya sukses, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Pengamanan dilakukan sejak anak asuh Indra Sjafri tiba di Bandara International Minangkabau (BIM), 8 Juni . Selama di Kota Padang, Evan Dimas dan kawan-kawan juga dikawal aparat baik dengan pengamanan terbuka maupun tertutup.

Untuk menghindari serbuan fans yang ingin bertemu langsung dengan mereka, panitia juga terus menjaga Hotel Basco yang menjadi tempat penginapan mereka. Pemain dibatasi bertemu orang, karena dinilai bisa mengganggu konsentrasinya.

Plek menuturkan, Selasa dan Rabu pihaknya fokus mengamankan penjualan tiket,diprediksi banyaknya pecinta sepakbola yang berburu tiket masuk ke stadion. "Aaat pertandingan, kami juga melakukan pengamanan di dalam dan luar stadion. Kita berharap tidak ada kejadian yang merugikan," ujarnya.[PADANGTODAY]

Timnas U19 Pasti Mainkan Talenta Lokal di Tur Nusantara Jilid Dua


Timnas Indonesia U19 akan mengandalkan para talenta lokal selama mengarungi Tur Nusantara jilid kedua. Pelatih Timnas U19, Indra Sjafri, berjanji akan menurunkan para pemain yang berasal dari daerah yang sama di mana pertandingan dilaksanakan. Indra Sjafri berharap, para talenta lokal yang ada di skuatnya akan termotivasi untuk menunjukkan aksi terbaik di laga tersebut.

Saat menghadapi tim Pra PON Aceh beberapa waktu lalu, Indra Sjafri memainkan semua pemainnya yang berasal dari tanah rencong sejak menit awal, yaitu Miftahul Hamdi, Hendra Sandi, dan Zulfiandi. Nah, saat menjajal Semen Padang U21 nanti, Febly Gushendra yang merupakan pemain asli Sumatera Barat, akan menjadi starter.

“Dia bukan hanya bermain, tapi juga akan saya jadikan kapten tim. Sama seperti Zulfiandi yang menjadi kapten saat lawan Pra PON Aceh. Keputusan ini bukan untuk menarik simpati agar penonton mau memadati stadion. Tetapi demi menggairahkan pembinaan usia dini di setiap daerah,” papar Indra Sjafri belum lama ini.

Skuad Timnas Indonesia U19 yang berasal daro Aceh sendiri tampil memikat saat menggilas tim Pra PON Aceh dengan skor 4-0. Miftahul Hamdi dan Hendra Sandi mencetak gol, sedangkan Zulfiandi sangat berperan sebagai jenderal lapangan tengah.

“Mereka bermain bagus untuk membayar sambutan luar biasa yang diberikan publik Aceh kepada Timnas Indonesia U19,” ujar Indra Sjafri.

Timnas U-19 Nonton Video Tsunami


Sebagian besar skuat Garuda Jaya melaksanakan shalat Dhuhur di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (7/6/2014). Setelah itu mereka mengunjungi museum tsunami, lalu mata para pemain sembab saat menonton video tsunami.

Sebelum ke Museum Tsunami, Evan Dimas dkk bersujud syukur di masjid kebanggaan Rakyat Aceh. Kedatangan mereka rupanya membuat masyarakat pengunjung masjid langsung mengkerumuni para pemain Timnas U-19 untuk mengabadikan foto.

Ditemui ACEH FOOTBALL, pemain yang juga berketurunan Aceh, Dinan Yahdian, selepas shalat Zhuhur berkata dia sangat senang bisa menjalankan ibadah di Masjid termegah di kota Serambi Makkah ini.

“Enak sekali bisa shalat di Masji Raya, Senang, ini pengalaman pertama,” ujarnya.

Saat berada di Meseum Tsunami Aceh, Evan Dimas dan kawan-kawan dipandu oleh guide menelusuri seluruh ruangan bangunan Museum Tsunami tersebut.

Pada ruangan terakhir yaitu home teater, Hansamu Yama cs diberi kesempatan melihat video amatir kisah bencana yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam.

Saat menyaksikan video tersebut, terlihat beberapa pemain seperti Faturracman dan Hansamu langsung merekam video tersebut dengan smartphone milik mereka sendiri.

Beberapa pemain seperti Evan Dimas, Ravi Murdianto dan Muchlis Hadining sangat khusuk saat menyaksikan rekaman video itu bahkan mata mereka tampak terharu melihat musibah yang merenggut korban jiwa sebanyak 150 ribu jiwa.[acehfootball.com]