Selasa, 23 September 2014

Suarez Dijadwalkan Ikut Uji Coba Lawan Timnas U-19

Bintang Barcelona, Luis Suarez, dikabarkan akan ambil bagian pada pertandingan uji coba Barcelona B melawan Timnas Indonesia U-19.

Timnas U-19 akan menjajal Barca B pada Rabu (24/9/2014) besok di Ciutat Esportiva Joan Gamper. Itu adalah laga ketiga 'Garuda Muda' di Spanyol setelah sebelumnya mereka kalah 1-2 dari Atletico Madrid B dan mengimbangi Valencia B 1-1.

Seperti dikutip media Spanyol, Sport, Selasa (23/9/2014) menyebut bahwa Barca mungkin saja menurunkan Suarez agar dia tetap mendapatkan waktu bermain.

Sebagaimana diketahui, Suarez saat ini tengah dihukum oleh FIFA dan tak boleh tampil pada laga kompetitif hingga akhir Oktober mendatang.

Meski dilarang bermain pada laga resmi, Suarez boleh berlatih bersama rekan-rekan setimnya di Barca. Striker asal Uruguay itu juga diizinkan untuk ambil bagian pada laga-laga persahabatan. Namun, sejauh ini Barca tak memberikan pernyataan apapun soal kemungkinan bermainnya Suarez.

Timnas U-19 Langsung Shopping di Barcelona

 
 
Usai menghadapi Valencia Timnas sengaja berlama-lama berlatih di Valencia. Pada hari terakhir sebelum menuju Barcelona, Senin (22/9) pagi, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri membawa tim berlatih rilek di pantai Valencia.

Pukul 11.00 waktu setempat, rombongan Timnas U-19 bertolak meninggalkan Valencia menuju Barcelona dengan menggunakan bus selama 3,5 jam perjalanan. Pukul 15.30 waktu Barcelona, rombongan tiba di Barcelona.

Tidak kegiatan berupa latihan setelah tiba di Barcelona. Malamnya, sebagian besar rombongan memilih jalan-jalan ke pusat perbelanjaan La Rambla di pusat kota Barcelona.

Australia dan Myanmar Bidik Kekuatan Garuda Jaya


JAKARTA - Penasihat Teknik Tim Nasional U-19 Rudy William Keltjes mengatakan Garuda Jaya banyak diincar musuhnya di Piala Asia 2014, Myanmar. 

"Australia dan Myanmar membidik kita. Mereka sudah mengucapkan selamat ketemu di Myanmar," ujar Rudy William Keltjes kepada Harian Super Ball, Senin (22/9).

Rudy William menjelaskan pihaknya bertemu dengan tim official dari kedua negera itu saat mengikuti Turnamen Pre-Repatory AFF U-19 2014, di Vietnam. Dalam pertemuan itu, Australia kata Rudy sempat memuji permainan Garuda Jaya. Mereka memberikan acungan jempol terutama pada dua pemain sayap, Ilham Udin Armayn dan Maldini yang memiliki kecepatan tinggi.

"Dua sayap kita dipuji Australia. Mereka sangat ingin melihat permainan kita," ujarnya.

Rudy menegaskan keputusan BTN (Badan Tim Nasional) PSSI mengutus Timnas U-19 B ke Pre-Repatory AFF 2014 di Vietnam sangat tepat. Alasannya, tim bukan saja mengasah kemampuan dan menyembunyikan kekuatan dari lawan. "Kemarin banyak yang mempertanyakan kemana tim Indonesia, saya bilang lagi di Spanyol," ujarnya.

Tim asuhan Pelatih Indra Sjafri menjalani pelatnas di Spanyol. Evan Dimas dkk menjalani lima laga ujicoba melawan klub Eropa. Selain laga ujicoba, timnas mendapatkan masukan dari pelatih klub lawan soal strategi yang diterapkan dalam pertandingan.[TRIBUNNEWS.COM]

Minggu, 21 September 2014

Bek Timnas U-19 Jalani Latihan Khusus


Valencia - Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri memberikan pelatihan khusus kepada barisan belakang Garuda Jaya menjelang pertandingan uji coba melawan Barcelona B, Rabu 24 September 2014 mendatang.

Berdasarkan informasi yang diterima Goal Indonesia, Minggu (21/9/2014), usai melakoni laga uji coba melawan Valencia-Mestalla, pemain sempat diliburkan, dan kembali menjalani latihan ringan di tempat penginapan kemarin. Setelah itu, tim pelatih menyaksikan pertandingan tim Valencia U-15 dan U17 di Estadi Antonio Puchades.

Evan Dimas dan kawan-kawan kembali menjalani latihan pada sore hari di Estadi Antonio Puchades. Dalam latihan ini, Indra Sjafri mematangkan bola-bola pendek, dan memberikan pola latihan khusus untuk lini pertahanan dalam mengatasi umpan silang lawan.

Hari ini, timnas U-19 menjalani rutinitas tak jauh berbeda dengan kemarin, yakni melakukan latihan pagi dan sore di tempat yang sama, namun dengan pola kepelatihan yang berbeda.

Sebelumnya, Indra Sjafri pernah mengemukakan pandangannya saat timnya bertanding melawan tim dari Eropa dan luar Benua Biru. Pandangan itu didapat Indra setelah menjalani dua laga uji coba di Spanyol.

Menurut pelatih berdarah Minang itu, tim Eropa mengembangkan taktik untuk menangkal taktik lawan, "Bila menjadi gol, itu menjadi bonus buat mereka. Sedangkan tim dari luar Eropa, mereka mencari strategi untuk mengalahkan lawan," tutur Indra.[Liputan6.com]

Rabu, 27 Agustus 2014

Timnas U-19 Nominasikan Tiga Negara Eropa Ini untuk TC

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menjajaki opsi tiga negara di Eropa untuk tempat Training Center (TC) sebelum tampil pada Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober mendatang. Tiga negara Eropa tersebut akan menjadi lokasi uji coba dengan salah satu klub sepakbola di negara itu. Namun rencana Training di tiga negara itu masih dalam pembahasan dengan Badan Tim Nasional (BTN).

“Semalam (25/8) dari diskusi kami dengan dengan PSSI dan BTN muncul negara Inggris, Spanyol dan Italia yang salah satunya nanti menjadi lokasi training para pemain,” jelas pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri usai memimpin latihan tim di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, Selasa (26/8/2014) petang.

Meski demikian, belum diputuskan berapa banyak klub di tiga negara tersebut yang akan menjadi lawan tanding. Indra hanya menyebut salah satu tim English Primer League (EPL), West Ham United yang akan menjadi salah satu lawan ujicoba Garuda Jaya.

“Ada juga West Ham United, tapi belum pasti juga nanti tim yang mana dari mereka yang akan kami hadapi. Hanya yang pasti levelnya harus di atas timnas,” kata pelatih asal Padang itu.

Indra menegaskan pihaknya masih menunggu keputusan BTN. Jika sudah diputuskan, maka timnas U-19 direncanakan berangkat pada 10 September mendatang.

“Finalisasi belum dilakukan karena banyak pertimbangan yang harus diperhatikan seperti cuaca, lokasi dan waktunya. Jadi semuanya disesuaikan. Disana saat ini sedang musim dingin jadi beberapa faktor masih dillihat,” paparnya.

Latihan timnas U-19 pada Selasa petang sudah diikuti 25 pemain. Termasuk Yabes Roni yang baru saja tiba dari daerah asalnya di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya Yabes tidak ikut latihan di Yogya karena salah satu kerabatnya meninggal dunia.

Latihan timnas U-19 tidak seperti biasanya dimulai pukul 16.30. Ini dikarenakan 24 pemain harus mengikuti orientasi pengenalan kampus (ospek) di kampus baru mereka, UNY. Setelah dua hari mengikuti ospek tingkat universitas, besok para pemain akan ospek untuk tingkat fakultas yakni di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) bidang Sepak Bola.[Liputan6.com]

Martinus Tetap Doakan Timnas U-19


Nama Martinus Novianto tidak tercantum lagi di skuad timnas Indonesia U-19 arahan Indra Sjafri. Martinus kini dipinjamkan ke timnas U-19B yang dipersiapkan oleh PSSI untuk menghadapi turnamen preparatory AFF di Vietnam, 5 hingga 13 September 2014.

Pemain jebolan Pra PON Yogyakarta ini mengaku tidak sakit hati terbuang dari timnas U-19. Justru, Martinus mendoakan Evan Dimas cs agar bisa mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2015, Selandia Baru.

"Saya doakan mereka bisa berprestasi di Piala Asia. Performa timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy tidak bisa dijadikan patokan. Itu bukan permainan terbaik mereka. Saya yakin permainan timnas U-19 lebih baik dari itu," kata Martinus saat ditemui usai latihan di POR Sawangan, Depok, Selasa 26 Agustus 2014.

Martinus mengaku masih berharap dipanggil Indra untuk mengisi tim utama timnas U-19 yang akan bertanding di Piala Asia, Myanmar, Oktober 2014 mendatang.

"Saya siap jika coach Indra memanggil kembali. Tapi, saat ini saya fokus dulu di timnas U-19 arahan Opa Rudi. Mau timnas U-19A atau B, bagi saya sama saja," ujar Martinus.

Bermain di timnas U-19B, Martinus menjadi andalan pelatih kepala, Rudi Keltjes. Dia mendapatkan peran baru di timnas U-19B.

Sebelumnya, Indra menggunakan Martinus sebagai tembok di lini belakang skuad Garuda Jaya. Kini Rudi memanfaatkan Martinus sebagai mesin gol utama di timnas U-19B.

"Saya dapat peran baru di sini, sebagai goal getter. Setiap pelatih memang punya tipe bermain yang berbeda. Kalau di sini, Opa Rudi minta pemain terus menyerang dan jangan terlalu lama menguasai bola. Efektivitas menjadi titik beratnya," jelas Martinus.

Timnas U-19B saat ini masih diisi oleh 29 pemain. Rencananya, tim pelatih masih akan mencoret 4 pemain jelang keberangkatan ke Vietnam.[VIVAbola]

Senin, 25 Agustus 2014

Pemain Timnas U-19 Bakal Di Didik Jadi Pelatih Sepakbola di UNY

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berjanji akan mendidik 23 pemain Timnas Indonesia U-19 dengan baik. Bahkan, UNY akan menjadikan penggawa Garuda Jaya (sebutan Timnas U-19) pelatih sepak bola usia muda bersertifikat.

Rektor UNY, Rochmat Wahab menjelaskan, mata kuliah yang akan didapatkan pemain Timnas U-19, yakni Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO). Dengan banyaknya pendidikan olahraga yang diberikan UNY, penggawa Garuda Jaya diharapkan mampu menjadi pelatih muda.

“Mereka sudah menjadi pemain yang baik. Nantinya, mereka juga bisa menjadi pelatih yang profesional. Kalau mau jadi profesional, mereka harus mendapat pendidikan yang tersistem,” ucap Rochmat, Minggu (24/8/2014).

Ia menjelaskan, selama pengajaran di bidang kepelatihan, Timnas U-19 akan dipimpin langsung oleh dosen Komarudin sebagai team leader di bidang sepak bola.

“Saya harap ini akan menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Semoga UNY akan menjadi pelopor bagi universitas lain yang bisa menciptakan pelatih muda,” dia mengakhiri.

UNY juga telah menyiapkan pendidikan berbasis e-learning bagi para pemain Timnas U-19. Hal itu membuat pemain bisa melakukan kegiatan pendidikan disela waktu latihan maupun pertandingan membela bangsa.

“Nanti pendidikannya tidak harus tatap muka. Walau pun mereka berada jauh dari kampus, tapi masih tetap bisa belajar,” pungkasnya.