Senin, 02 Juni 2014

Timnas U-19 Patok Standar Tinggi di Tur Nusantara Jilid II


YOGYAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 mengusung 30 pemain dalam Tur Nusantara jilid dua yang akan dimulai di Aceh pada 6 Juni mendatang. Meski ada peluang untuk mencari bibit baru yang lebih baik, namun arsitek tim, Indra Sjafri mengaku tidak akan terlalu mengharapkannya.

''Kalau dia bagus, memenuhi standar, ya pasti akan kita rekrut. Tapi, kalau saya melihat dari beberapa pengalaman di Tur Nusantara pertama ada lima penambahan pemain. Tapi, saat ini hanya tinggal satu, yaitu Martinus (Novianto). Itupun masih belum kita anggap betul-betul memenuhi kriteria standar kita,''kata Pelatih Kepala timnas U-19, Indra Sjafri.

Namun, kata indra, jika ada pemain yang sesuai standar empat komponen, yaitu mempunyai skill, fisik, taktikal, dan mental bagus, dia akan direkrut. Artinya, pihaknya melakukan pencoretan terhadap pemain yang lama untuk digantikan dengan penggawa anyar.

Selain melawan Tim Pra-PON Aceh, Garuda Jaya direncanakan akan menjajal Semen Padang U-21. Juga, ke Indonesia bagian timur, menyambangi Ternate.''Tapi nanti jadwalnya akan dirilis BTN (Badan tim Nasional),''ujarnya.

Sebab, pembinaan usia muda ideal dilakukan sebanyak 30 pemain. Meski ia hanya membutuhkan 23 pemain saja yang nantinya akan diberangkatkan ke Piala Asia U-19 2014.''Kalau ada yang bisa menggantikan (pemain lama) ya kita tambah. Untuk pembinaan usia muda idealnya memang 30 tapi paling ideal 28. Pada AFC (Piala Asia) kita nanti berangkatkan 23 pemain,''tuturnya.

Skuad berjuluk Garuda Jaya ini memang dalam rangka persiapan Piala Asia di Myanmar pada Oktober mendatang. Selain tur Nusantara, mereka pun akan melakukan uji coba dengan mengikuti turnamen di Vietnam maupun tur Eropa.

''Tim ini sedang ditata dengan beberapa kali uji coba. Di Vietnam nanti kita coba dengan Jepang. Kemudian, nanti tur Eropa ada Spanyol U-20, Brasil U-20 serta Chile U-20. Mereka kaya dengan pengalaman,''ujarnya.

Timnas Indonesia U-19 sendiri di Piala Asia nanti berada di grup B bersama dengan UEA, Uzbekistan, dan Australia. Indra Sjafri pun mengaku, sudah memantau kekuatan mereka.''Begitu lolos ke putaran final, kita langsung bergerak memantau perkembangan tim lain,''ucapnya.

Sementara kapten Timnas U-19 Evan Dimas mengaku, dari tiga tim yang sama-sama di grup B tersebut, memang semuanya berat.''Semuanya berat, tapi kita anggap biasa-biasa saja sih,''katanya.

Timnas U-19 Masih Harus Banyak Belajar




JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia, Indra Sjafri, kritisi espektasi besar masyarakat pecinta sepakbola Indonesia kepada anak-anak asuhnya. Tidak hanya itu, Indra juga coba meluruskan penilaian-penialaian soal penampilan Ilham Udin Armayn dkk dibeberapa ujicoba terakhir.

Tampil mengesankan dalam beberapa bulan terakhir, harapan besar memang ditujukan kepada skuad Garuda Jaya, julukan Timnas U-19. Akan tetapi, hal itu juga mendapat tanggapan dari Indra. Pelatih asal Padang, Sumatera Barat, tersebut menyatakan, anak-anak asuhnya masih terus belajar dan berkembang.

“Ini kan masih usia muda. Jangan samakan. Orang kan selalu, menyamakan seolah-olah tim ini maha hebat. Ini kan masih belajar. Apa yang masih dipelajari ya semua. Semua lini akan kami perbaiki. Yang jelas apa yang sama perbaiki ada perubahan,” ungkap Indra kepada Bolanasional.co.

Soal ada anggapan Timnas U-19 cederung tampil emosial, Indra juga menyanggah hal itu. Menurut penjelasannnya bukan faktor emosional yang terjadi, akan tetapi ada sisi teknis yang sebetulnya harus lebih diantisipasi.

“Ya kemarin kami (Timnas U-19) dibilang emosial, padahal apa yang emosional. Padahal bukan emosinya yang tinggi, tetapi individual defending-nya yang salah. Tapi waktu terakhir laga (kontra Lebanon U-19 (28/5), aman tidak ada masalah. Malah lawan yang kartu merah. Siapa yang emosi, lawan atau kita?,” tegas Indra.

Dua Jadwal Tur Nusantara Jilid Dua Timnas Indonesia U-19 Masih Tentatif


Timnas Indonesia U-19 dipastikan bakal melakoni rangkaian Tur Nusantara jilid dua mulai 6 Juni mendatang. Sekjen PSSI, Joko Driyono, mengungkapkan ada delapan pertandingan yang rencananya bakal diikuti skuat yang dilatih Indra Sjafri itu.

Namun, dari delapan pertandingan yang sudah terjadwal, dua pertandingan terakhir yang akan dimainkan di Malang dan Sidoarjo masih didiskusikan soal kepastian tanggalnya.

"Masalahnya setelah dari Bandung pada 27 Juli, dua hari kemudian akan bertanding di Malang. Tapi itu sudah masuk bulan puasa. Jadi teoritisnya kemungkinan untuk Malang bakal digelar pada 2 Juli dan Sidoarjo pada 4 Juli," ujar Joko, di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Senin (2/6) siang.

Evan Dimas dan kawan-kawan pun sudah mulai berlatih di Karawaci, Tangerang, pada hari ini.

Berikut jadwal Tur Nusantara Jilid Dua yang sudah terkonfirmasi:

6 Juni 2014 Indonesia U-19 vs Pra PON Aceh
11 Juni 2014 Indonesia U-19 vs Semen Padang U-21 Padang
16 Juni 2014 Indonesia U-19 vs PSPS U-21 Pekanbaru

20 Juni 2014 Indonesia U-19 vs Sriwijaya FC

Palembang
25 Juni 2014 Indonesia U-19 vs Persib U-21 Bandung
27 Juni 2014 Indonesia U-19 vs Pra PON Jabar Bandung

Keterangan Untuk di Malang dan Sidoarjo masih menunggu kepastian tanggal pertandingan.

Dibutuhkan PSIM, Martinus: Saya Masih Fokus di Timnas U-19


Pasca kehilangan Engkus Kuswaha, PSIM tak berharap banyak pada Martinus Novianto yang bergabung bersama Timnas U-19. Meskipun ada asa jika tak digunakan oleh Timnas, Martinus dianggap jadi amunisi penting untuk lini depan.

Tim pelatih PSIM Yogya paham, soal Martinus semua tergantung keputusan dari Indra Sjafri. Hal itu tentang apakah akan memberikan kesempatan kepada Martinus mengejar ketertinggalan di Timnas atau sebaliknya.

Hanya saja, persaingan lini depan Garuda Jaya juga tak mudah. Ada sejumlah nama yang berposisi sama dengan Martinus, yakni Miftahul Hamdi, Septian David, Muchlis Hadi, Maldini, dan Ilham Udin Armaiyn.

Tiga nama terakhir adalah pemain inti Timnas U-19, sedangkan Miftahul dan Septian David baru beberapa kali diturunkan bersama selama uji coba dengan negara lain.

Martinus sudah dua kali dimainkan Indra saat dua kali menghadapi Yaman, yaitu pada 15 menit terakhir menang 3-0 dan main full time dipertandingan kedua dengan skor akhir imbang 1-1.

Pemain kelahiran Gunungkidul itu mengungkapkan, dirinya masih tetap fokus bersama Timnas U-19 sesuai dengan arahan dari manajemen PSIM yang mendukungnya manambah pengalaman bersama Evan Dimas Cs.

"Saat ini masih fokus di sini (Timnas, Red). Manajemen juga mendukung itu, namun PSIM memang klub saya sejak awal," kata Martinus.[TRIBUNNEWS.COM]

Tunggu Keberangkatan, Timnas U-19 Latihan di Tangerang



JOGJA - Timnas U-19 bakal menjalani "pemanasan" terlebih dulu di Tangerang sebelum berangkat melakoni tur nusantara seri dua pada 6-27 Juni mendatang. Mereka dijadwalkan kembali berlatih di lapangan SPH Karawaci, Tangerang, mulai besok (3/6) pagi.

Pelatih Indra Sjafri menyebut sesi latihan di Jakarta ini sengaja dilakukan sembari menunggu keberangkatan ke Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Mereka akan berangkat ke kota pertama tur nusantara seri dua pada Rabu (4/6) nanti.

"Besok (hari ini, Red) siang, sekitar pukul 11.00 kami berangkat ke Jakarta. Sore harinya istirahat, Selasa pagi kamik mulai latihan lagi di Karawaci," katanya saat dihubungi, kemarin (1/6).

Fokus latihan yang akan dilakoni skuad Garuda Jaya, besok dipastikan tak jauh-jauh dari materi yang sudah dijalani selama di Jogja: Evaluasi pasca ujui coba Internasional disana. Selain lini depan, lini tengah dan belakang bakal ditingkatkan performanya oleh Indra.

"Materinya, ya kelanjutan dari latihan yang sebelumnya karena ini kan rangkaian, setelah uji coba langsung evaluasi. Kami akan latihan empat kali, sebelum berangkat ke Aceh," ujar pelatih 51 tahun tersebut.

Bagi Indra, lini depan dan finishing memang menjadi kendala Evan dkk yang masih harus terus dibenahi olehnya. Namun, dia tak mau membebankan soal ketajaman melulu ke performa lini depan.

Lini tengah menurutnya juga harus dilihat, apakah suplai bola mereka ke depan sudah maksimal dan bagus. Sebab, aliran bola ini berpengaruh kepadaproduktivitas di lini depan. Dengan begitu, akan ada pembenahan yang saling berkaitan dan menyeluruh di dalam tim.

Sementara itu, striker andalan Timnas U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh menilai permainan dan performa tim terus berkembang. Dengan waktu dan fase persiapan yang masih menyisakan waktu tiga bulan lebih, striker asal Mojokerto itu yakin tim masih bsia meningkat lebih baik lagi.

"Kami terus melakukan pembenahan, belajar berusaha agar bisa menjadi lebih baik. Hasil akhirnya di uji coba memang belum memuaskan, tapi permainan kami terus meningkat," tandasnya.

Mengenai jadwal pertandingan dan lawan yang akan dihadapi oleh Timnas U-19 pada tur nusantara nanti, sampai saat ini belum diumumkan oleh Badan Tim Nasional.

Hanya, seperti tur nsuantara seri satu, besar kemungkinan yang akan dilawan adalah tim-tim U-21 atau Pra PON di daerah tersebut. Selain Aceh, Padang, Palembang, Riau, dan Bandung akan menjadi kota-kota yang dijejak U-19.

Minggu, 01 Juni 2014

Dua Pemain Seleksi Tetap Dibawa Jalani Tur Nusantara II



Sleman: Memasuki bulan Juni Timnas U-19 mulai bersiap menjalani Tur Nusantara tahap II. Menariknya, dua pemain seleksi yakni Martinus Novianto dan Ricky Fajrin tetap dibawa ke Jakarta untuk persiapan tur itu.

Pada Tur Nusantara perdana lalu, Indra mendapatkan lima pemain, namun hanya Martinus dan Ricky yang bertahan hingga saat ini. Sementara pemain seleksi lainnya sudah dicoret pelatih karena tidak menunjukkan peningkatan.

“Mereka yang tidak memenuhi standar fisik sehingga terpaksa dicoret," kata Indra Sjafri, Minggu (1/6/2014). Indra juga mengultimatum akan mencoret pemain seleksi lainnya jika kemampuan fisiknya tak juga meningkat.

"Martinus juga bagus tapi fisik juga belum memenuhi standar,” kata Indra.

Sementara Ricky mengaku senang bisa mendapat kesempatan untuk bergabung dalam Tur Nusantara jilid 2 ini. "Ini kesempatan bagi saya lagi untuk membuktikan diri setelah sempat diturunkan saat uji coba lawan Yaman,” ujar pemain tim Pra PON Jateng ini.[Liputan6.com]

Tur Nusantara II, Timnas U-19 Latihan di Jakarta

Timnas Indonesia U-19 akan menggelar pemusatan latihan di Jakarta sebelum menjalani Tur Nusantara jilid kedua yang akan dimulai 6 Juni 2014. Skuad Garuda Jaya akan tiba di Jakarta besok, Senin 2 Juni 2014.

Total ada 30 pemain Timnas U-19 yang akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta, termasuk pemain baru Ricky Fajrin. Bek Pra PON Jawa Tengah itu berharap bisa mengesankan pelatih Indra Sjafri selama Tur Nusantara jilid kedua.

"Ya, besok kami ke Jakarta. Pemusatan latihan di Jakarta terlebih dahulu untuk persiapan Tur Nusantara tahap II di Aceh sebagai laga perdana.Iini kesempatan bagi saya untuk menunjukkan kemampuan terbaik kepada pelatih," ujar Ricky, Minggu 1 Juni 2014.

Sementara itu, Indra Sjafri mengatakan pihaknya tidak berusaha mencari pemain baru selama Tur Nusantara II. Tapi, mantan pemain PSP Padang itu tidak menutup pintu Timnas U-19 jika menemui pemain bagus dan memenuhi persyaratan.

"Dalam Tur Nusantara tahap I ada lima pemain yang direkrut, namun hanya Martinus Novianto yang masih bertahan sampai saat ini. Martinus juga bagus, tapi fisiknya juga belum memenuhi standar," papar Indra.

Pada Tur Nusantara II, Timnas U-19 rencananya akan menghadapi tim Pra PON Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), 6 Juni 2014. Lima hari kemudian, Evan Dimas dan kawan-kawan akan ditantang Semen Padang U-21. Indra mengatakan jadwal lengkapnya masih disusun pihak Badan Tim Nasional (BTN).

"Termasuk tur ke Eropa, yang akan digelar pada Agustus mendatang. Jadwal lengkapnya tunggu rilis dari BTN," ucap Indra.[VIVAbola]